WILAYAH Bengkulu tak hanya identik dengan bunga bangkai atau Rafflesia Arnoldi saja. Provinsi yang terletak di bagian barat daya Pulau Sumatra ini punya beragam daya tarik wisata, apalagi buat pecinta wisata historis dan alam.
Sisi sejarahnya sangat kental karena menjadi saksi bisu perjalanan Bangsa Indonesia, mulai dari masa penjajahan Inggris hingga jadi tempat pengasingan Soekarno. Sedangkan pesona alam Bengkulu seperti bukit, gunung, air terjun, dan pantai masih asri dan alami.
Dilansir Okezone dari akun Instagram @backpacker_indonesia, berikut adalah empat pilihan destinasi wisata yang wajib Okezoners kunjungi saat pelesiran ke Bengkulu pada liburan akhir tahun nanti.
1. Rumah Ibu Fatmawati
Rumah Fatmawati terletak di Jalan Fatmawati, Penurunan, Ratu Samban, Kota Bengkulu, Bengkulu. Di dalam rumah peninggalan istri presiden pertama Indonesia, Soekarno, ini banyak menyimpan cerita sejarah. Rumah ini juga menjadi tempat pembuatan bendera merah putih pertama yang dijahit langsung oleh Fatmawati.
Baca juga: Serunya Pelesiran ke Gianyar, Nginap di Vila Sambil Menikmati View Aneka Satwa
Bangunan Rumah Fatmawati sangat unik dan menawan. Berbentuk rumah panggung yang terbuat dari kayu dengan tangga putih di bagian depan dan sebuah taman. Perabotan dan hiasan di dalam rumah pun di dominasi oleh kayu.
Ketika memasuki bangunan ini Anda akan disambut oleh berbagai koleksi foto, yang paling menarik adalah foto Fatmawati sewaktu muda. Dapat terlihat bahwa aura cantik dan anggun dalam foto itu membuat banyak orang tertegun saat melihatnya. Selain itu, ada mesin jahit bersejarah Indonesia, pakaian milik Fatmawati, Foto Soekarno, dan lainnya.
2. Pulau Tikus
Pulau kecil ini berada di sebelah barat Kota Bengkulu, seringkali menjadi rujukan para wisatawan dan dapat ditempuh menggunakan perahu selama satu jam dari Pantai Zakat atau Pantai Tapak Paderi. Anda dapat menyewa perahu milik nelayan jika ingin menyebrang.
(Foto: Instagram/@hitzz.bengkulu)
Terdiri dari satu pulau pusat dan pulau-pulau kecil yang mengitarinya dengan batuan karang yang indah. Bagi pecinta wisata bahari, Pulau Tikus bisa jadi alternatif. Kehidupan bawah laut di pulau yang tidak berpenghuni tersebut sangatlah indah dan dipenuhi berbagai jenis biota laut.
3. Pantai Tapak Paderi
Pantai Tapak Paderi menyuguhkan panorama alam yang sangat indah, birunya air laut, pasir putih halus, dan pepohonan cemara yang rindang melambai-lambai diterpa angin laut.
(Foto: Tripadvisor)
Pemandangan matahari terbenam di Tapak Paderi menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Cahaya jingga yang memantul di permukaan laut tampak begitu eksotis. Keindahan sunsetnya jadi incaran populer dan tidak tertandingi oleh sunset pantai lain yang ada di Provinsi Bengkulu.
Terletak di Kebun Keling, Teluk Segara, Kota Bengkulu, Bengkulu. Lokasinya sangat dekat dari Benteng Marlborough, hanya berjarak 350 meter saja.
4. Danau Dendam Tak Sudah
Danau yang berlokasi di Dusun Besar, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, Bengkulu ini jadi cagar alam sejak tahun 1936.
Kawasan ini merupakan habitat asli anggrek pensil yang terancam punah, serta menjadi lingkungan hidup fauna-fauna khas Indonesia seperti kera ekor panjang, lutung, dan burung kutilang.
Pemandangan danau luas dengan air yang tenang, tumbuhan hijau, kicauan burung menjadi kombinasi yang pas untuk dinikmati.
(Foto: Instagram/@endah_nabilah)
Danau ini juga dikelilingi oleh perbukitan kecil, dengan pemandangan Bukit Barisan sebagai latar belakangnya. Danau Dendam Tak Sudah ini bisa menjadi tempat pilihan berlibur bareng keluarga, kekasih dan sahabat.
Cerita di balik penamaan danau ini cukup menarik, salah satu mitosnya adalah kisah pasangan yang lompat ke danau karena hubungan mereka tak direstui.
Selain itu ada cerita tentang Belanda yang tak merampungkan pembangunan bendungan (dam) di area danau. Banyak yang mengaitkan nama 'Dendam Tak Sudah' berasal dari kalimat 'Dam Tak Sudah'.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.