Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keren! Bekas Tambak Disulap Jadi Wisata 'Negeri di Atas Air' yang Instagenik

Avirista Midaada , Jurnalis-Minggu, 29 November 2020 |17:05 WIB
Keren! Bekas Tambak Disulap Jadi Wisata 'Negeri di Atas Air' yang Instagenik
Wisata air yang instagramable di Bojonegoro, Jatim (Foto: Okezone.com/Avirista Midaada)
A
A
A

MEMANFAATKAN lahan tambak yang tidak terpakai di tengah perumahan, seorang pria menyulapnya menjadi wisata swafoto yang menarik yaitu 'Negeri di Atas Air'.

Menempati lahan seluas 400 meter persegi di area perumahan Griya Permata Asri, Jalan Kyai Mojo, Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Kota Bojonegoro, Syaiful Salam membuat bahan-bahan tak terpakai menjadi karya bernilai seni yang dijadikan objek wisata swafoto.

Terinspirasi dari keberhasilan mengonsep rumahnya, menjadi sebuah tempat wisata memanfaatkan barang-barang bekas, kini pemilik wisata, Syaiful Salam kembali berinovasi memanfaatkan lahan tambak yang tak jauh dari rumahnya.

“Sebenarnya ini berawal dari iseng-iseng, main-main, kebetulan ada lahan yang dulunya sawah saat ini dimanfaatkan tambak. Karena pandemi Covid-19, tambaknya enggak jalan, enggak dipakai, akhirnya saya olah,” ucap Syaiful saat berbincang dengan Okezone belum lama ini.

Baca juga: Siapa Sangka, Taman Kota Instagramable Ini Dulunya Bekas Terminal Bus

Sejumlah spot seperti menonton televisi di atas air, spot foto roda gila, dan spot berjalan di atas air menarik minat wisatawan. Selain cukup unik, bila diabadikan melalui kamera ponsel, spot-spot tersebut cukup instagenik.

Wisata Air di Bojonegoro

(Foto: Okezone.com/Avirista Midaada)

Belum lagi efek tata pencahayaan saat malam hari menambah suasana kian syahdu dan menarik. Namun bukan berarti kalau matahari tampak tidak bagus. Pengunjung justru bisa mendapat hasil foto yang tak kalah kece.

Syaiful mengaku, sengaja mengonsep tambak dengan pencahayaan, supaya tetap bisa dimanfaatkan berfoto di malam hari.

"Kalau yang sudah-sudah di rumah itu kan, hanya siang hari. Nah di tambak ini kita mainkan juga untuk malamnya dengan efek-efek lampu, tapi tetap yang murah meriah, manfaatin barang enggak kepakai," kata dia.

Wisata Air di Bojonegoro

(Foto: Okezone.com/Avirista Midaada)

Untuk mengonsep hal itu ia mengaku hanya memerlukan waktu satu minggu untuk mendesainnya. Sedangkan proses pengerjaan mulai dari awal memerlukan satu bulan.

Baca juga: Unik, Kedai Kopi di Manado Ini Pekerjakan Mantan Narapidana

"Proses pengerjaan satu bulan, cukup lama karena yang membuat semuanya saya sendirian. Sempat dibantu teman tapi kok penempatannya nggak cocok ya akhirnya saya bongkar lagi," ujar pria yang bekerja sebagai staf RS Bhayangkara Bojonegoro ini.

Dengan memanfaatkan bahan-bahan seperti bambu, ban bekas, hingga ornamen tak terpakai, ia membuat konsep perkampungan Suku Indian di atas air.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement