CANDI merupakan bangunan bersejarah yang menjadi bukti keberagaman agama dan budaya. Di Yogyakarta terdapat banyak bangunan candi termasyhur yang menarik dikunjungi wisatawan.
Salah satunya adalah candi peninggalan Buddha yang bisa dikunjungi untuk menambah informasi dan wawasan mengenai sejarah. Di mana saja ya lokasinya?
Ditulis Okezone Senin (9/11/2020), berikut adalah tiga bangunan candi peninggalan Budhha yang diburu wisatawan. Yuk simak!
Baca Juga: Bukit Katung, Destinasi Wisata Baru di Ogan Komering Ulu
Candi Sari

(Foto: Instagram dwisnugrohojogja)
Candi Sari atau Candi Bendah diperkirakan dibangun pada Abad ke-8. Dilihat dari relief dan arca dewa yang terpahat, candi ini merupakan peninggalan Agama Budhha yang digunakan sebagai Vihara. Terdapat tiga ruangan yang dipercayai sebagai tempat belajar dan meditasi bagi para pendeta Buddha.
Candi Sari berbentuk persegi panjang dengan ukuran 17,30 x10 meter. Dinding candi memiliki banyak pahatan "Kumuda" atau daun kalpataru yang berbentuk bulat dan "Kinara Kinari" atau manusia burung. Candi Sari memiliki 32 arca, 12 terdapat di sisi bagian barat, 8 berada di sisi timur, dan 8 di sisi utara.
"Candi Sari terletak sekitar 10 Km dari pusat Yogyakarta, hanya sekitar 3 km dari Candi Kalasan. Tepatnya candi ini berada di Desa Bendan, Kelurahan Tirtamartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sesuai dengan nama desa tempatnya berada, candi ini juga disebut Candi Bendan," tulis keterangan informasi dilansir Okezone dari laman resmi Candi Perpusnas.
Tarif masuknya Rp5.000, buka daru pukul 08.00-17.00 WIB.