Emosi kita memiliki pengaruh besar pada pilihan makanan kita. Saat kita sedih, bahkan depresi kita lebih tertarik pada makanan yang tidak sehat. Namun saat bahagia kita mencari pilihan yang sehat.
Hal yang sama berlaku untuk orang yang menderita depresi. Saat menghadapi masalah kesehatan mental, mungkin terlalu berlebihan untuk memikirkan tentang makan makanan yang tepat. Tetapi banyak yang tidak tahu bahwa membuat beberapa perubahan pola makan dapat membantu meringankan gejala depresi.
Karena itu, melansir Times of India, berikut 5 makanan yang bisa Anda coba untuk memperbaiki mood guna mengurangi gejala depresi.
1. Selenium
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa selenium dapat berdampak positif pada suasana hati seseorang dan juga dapat membantu mengurangi gejala kecemasan.
Jadi, seseorang harus berusaha mendapatkan nutrisi ini dari makanan sebanyak mungkin. Jumlah nutrisi harian yang direkomendasikan adalah 55 mcg/hari untuk orang dewasa dan beberapa sumber selenium termasuk biji-bijian, kacang brazil, makanan laut, dan jeroan.
2. Vitamin D
Vitamin D juga dijuluki sebagai pil bahagia. Sinar matahari adalah sumber terbesar Vitamin D, yang memiliki hubungan penting dengan suasana hati kita. Studi menunjukkan bahwa orang yang kekurangan vitamin D lebih mungkin mengalami gejala terkait depresi.
Itu adalah alasan mengapa kebanyakan orang yang menderita depresi disarankan untuk menghabiskan waktu berkualitas di bawah sinar matahari setiap hari. Selain sinar matahari, Vitamin D juga ditemukan di beberapa makanan seperti susu, okra dan ikan berminyak. Namun, kuantitas nutrisi dalam makanan lebih sedikit.
3. Asam lemak omega-3
Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa orang yang tidak cukup makan omega-3 lebih mungkin menderita gangguan depresi. Nutrisi ini juga dikaitkan dengan peningkatan fungsi otak.
Makanan kaya omega-3 termasuk ikan berlemak, biji rami, minyak kedelai, kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau tua.
4. Antioksidan
Antioksidan dapat membantu melawan radikal bebas yang terkait dengan penuaan, kerusakan sel, dan masalah kesehatan lainnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa otak kita sangat berisiko terhadap radikal bebas dan memasukkan makanan kaya antioksidan ke dalam makanan dapat membantu mencegahnya.
Makanan kaya vitamin A, vitamin C dan vitamin E juga mengandung antioksidan. Jadi, kita harus makan lebih banyak nutrisi ini. Makanan seperti wortel, brokoli, bayam, jeruk, tomat, kacang-kacangan dan biji-bijian harus menjadi bagian dari makanan harian Anda.
Baca juga: Libur Panjang Usai, Wisatawan Mulai Tinggalkan Bali
5. Karbohidrat baik
Karbohidrat tidak hanya menyediakan energi, tetapi juga terkait dengan zat kimia otak yang meningkatkan mood, serotonin. Jadi, penting untuk memilih karbohidrat dengan bijak.
Pilih sumber karbohidrat yang baik seperti biji-bijian dan karbohidrat kompleks seperti buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.
Selain makan makanan yang tepat, makan tepat waktu juga penting untuk mengatasi depresi. Makan dengan interval teratur akan membuat Anda termotivasi dan akan memperbaiki suasana hati Anda.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.