OBJEK wisata religi sangat cocok dikunjungi saat libur dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. Bukan hanya sekadar mengisi liburan, tapi juga bernilai ibadah. Tangerang, Banten memiliki sederet tempat wisata religi. Mulai dari masjid bersejarah hingga makam ulama.
Penasaran di mana saja lokasi? Berikut 4 wisata religi di Tangerang yang dirangkum Okezone dari beberapa sumber :
1. Masjid Pintu Seribu
Masjid Nurul Yaqin atau dikenal Masjid Pintu Seribu. Nama pintu seribu merujuk pada banyaknya pintu di masjid yang terletak di Jalan Kampung Bayur, RT 003 RW004, Priuk Jaya, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang ini.
Baca juga: Libur Panjang Maulid Nabi, Yuk Berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati
Masjid Nurul Yaqin dibangun pada 1978 di atas tanah 1 hektare oleh warga keturunan Arab, Syekh Ami Al-Faqir. Masjid ini tidak memiliki kubah. Terdapat ruangan untuk tasbih. Untuk ke ruangan ini harus melewati lorong-lorong sempit, gelap, dan bercabang-cabang. Lorong ini menandakan manusia pada haikatnya akan mati dan di kubur di tempat yang sempit dan gelap.

Masjid Pintu Seribu (IG @dimas_jupiters)
"Lorongnya tidak terlalu tinggi dan bercabang, disarankan untuk membawa senter karena ruanganya sangat gelap. Setelah melihat-lihat ruangan tasbih, seluruh lampu dimatikan suasana begitu gelap dan pengap kita diminta untuk merenung, hakikatnya semua manusia akan kembali," Tutur Alif Ferdiansyah dikutip dari channel youtubenya.
2. Masjid Raya Al-Azom
Masjid Raya Al-Azom menjadi ikon Kota Tangerang. Terletak di Jalan Satria-Sudirman dekat Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, masjid ini.
Baca juga: 5 Spot Instagramable di Kota Tua Jakarta, Pas buat Hunting Foto
memiliki lima kubah. Satu kubah induk dan empat kubah anak berdiameter 63 meter. Kubah masjid ini diklaim terbesar di Indonesia.
Masjid bergaya seperti benteng ini juga punya empat tower di tiap sisi sebagai simbol 4 ajaran inti Islam; akidah, akhlak, syariah, ibadah.
3. Makam Ki Buyut Janir
Makam Ki Buyut Janir di Desa Legok, Kabupaten Tangerang diyakini warga keramat. Lokasinya dekat dengan perumahan warga Legok Permai. Ki Buyut Janir merupakan ulama keturunan Cirebon yang menyebarkan Islam hingga ke Legok.