Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Umur Berapa Sebaiknya Anak Dapat Vaksin Kanker Serviks?

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2020 |17:33 WIB
Umur Berapa Sebaiknya Anak Dapat Vaksin Kanker Serviks?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KANKER serviks atau kanker leher rahim memang salah satu penyakit yang mematikan dan sulit untuk diobati. Kanker rahim biasanya menyerang para perempuan disebabkan oleh Human Papilioma Virus (HPV).

Meski berbahaya, sebenarnya kanker serviks bisa dicegah dengan vaksinasi HPV sejak dini loh. Lantas kapan waktu yang tepat untuk mendapatkan vaksin HPV?

Menjelaskan hal tersebut, dr. Venita Eng, Msc, dari yayasan Kanker Indonesia DKI Jakarta menyebut vaksin ini lebih baik diberikan sedini mungkin, bisa dimulai dari usia 9 tahun.

Pasalnya, manfaat atau efektivitas vaksin HPV ini lebih banyak manfaatnya di usia produktif atau muda. Proses pemberiannya pun terbilang sederhana, namun ada beberapa prasyarat yang harus dipenuhi.

Kanker

"Kalau perempuan yang terpenting tidak boleh disuntik saat lagi hamil. Kemudian ada urutannya, 0-2-6. Jadi kalau kita suntik sekarang, berarti dua bulan kemudian baru bisa disuntik, terus 4 bulan kemudian. Jadi selesai dalam 6 bulan," ungkap dr. Venita.

Perlu diingat kembali bahwa vaksin HPV tidak dapat menyembuhkan kanker serviks, namun hanya bisa mencegah. Maka dari itu, dr. Venita berharap agar masyarakat Indonesia mulai memiliki kesadaran untuk mendapatkan vaksin HPV.

"Makanya harus kita edukasi, kalau yang sudah punya kontak (seksual), mereka sebaiknya dicek dulu. Takutnya mereka sudah terkena kanker serviks. Intinya vaksin ini tidak menyebabkan, tidak menyembuhkan, dan tidak memperberat," tukasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement