Kenzo Takada, desainer asal Jepang yang selalu terlihat ceria ini telah meninggal dunia di usia 81 tahun. Ia tutup usia akibat komplikasi Covid-19.
Ia memulai kariernya di Paris pada 1970. Kala itu, ketika Paris mulai kehilangan desisnya, beberapa seniman, termasuk Kenzo Takada datang kesana membawa energi baru. Lulus dari Bunka College of Fashion, desainer tersebut pindah ke Paris pada tahun 1960, ia bekerja lepas hingga tahun 1970 ketika ia membuka butik Jungle Jap.

Takada dikenang berkat karyanya yang memadukan inspirasi lintas budaya. Inilah yang menjadi ciri khas dari pakaian Kenzo.
“Saat Kenzo mulai mendesain, mantranya sangat sederhana. Ia selalu berkata ‘Dunia itu indah’,” kata Armand Limnader seperti dikutip dari Vogue pada Senin (5/10/2020).
Baca Juga : 5 Protokol Kesehatan yang Harus Anda Lakukan saat Naik Transjakarta
Kenzo pernah mengatakan bahwa pekerjaannya selalu mengacu pada kebebasan dan harmoni. Karena ia tak ingin ada tekanan dalam dunia desain yang dapat menurunkan kualitas desain jika si pekerja dibuat tidak semangat.
“Saya ingin dikenang sebagai seorang desainer yang melintasi batas,” katanya ke sebuah majalah pada 2000.
Kenzo sejalan dengan kaum muda, dan mereka sejalan dengannya. Pada 1970-an, Gunnila Lindblad memberi tahu Mode, Kenzo Takada adalah "salah satu desainer terpanas saat itu, untuk model. Semua orang mengenakan Kenzo karena dialah yang benar-benar memulai semua catwalk.”