Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Eksistensi Batik, dari Kain Gendong hingga Mejeng di Milan Fashion Week

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2020 |21:06 WIB
Eksistensi Batik, dari Kain Gendong hingga Mejeng di Milan Fashion Week
Batik tampil di Milan Fashion Week 2020 (Foto : Instagram/@maquinnofficial))
A
A
A

Creative Director Maquin Couture itu bahkan sampai melakukan riset panjang supaya batik benar-benar bisa diterima di kancah dunia. Mereka mengombinasikan batik asal Pekalongan dan Cirebon dengan motif dan gaya busana Eropa supaya koleksinya benar-benar mendunia.

Benar saja, menurut penuturan mereka, respons yang diterima luar biasa. "Antusiasme orang-orang di sini (Eropa) sangat baik, bahkan penerimaan mereka pun baik terhadap batik," kata mereka di sesi Webinar yang belum lama ini dihelat.

Milan Fashion Week

Mereka pun yakin bahwa batik di masa depan akan menjadi sesuatu yang benar-benar dicintai bukan hanya di Indonesia tetapi dunia.

"Eksistensi batik kedepannya tidak bergantung pada legalitas yang dimiliki batik, melainkan pada kebanggaan bangsa Indonesia menggunakan batik. Kami bermimpi, kelak batik Indonesia meraih kemenangannya di dunia internasional dan menjadi kebanggaan dunia,” pungkasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement