OLAHRAGA menjadi salah satu kegiatan yang paling digemari masyarakat Indonesia selama masa pandemi virus corona Covid-19. Mereka rutin berolahraga dapat membantu tubuh untuk mencegah infeksi virus.
Meski demikian, masih banyak masyarakat yang salah kaprah tentang fungsi olahraga selama pandemi Covid-19. Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Michael Triangto, Sp.K.O menjelaskan tentang pengaruh olahraga dengan imunitas tubuh.
“Olahraga dibagi menjadi tiga yakni untuk kesehatan, prestasi, dan rekreasi. Semua program dan gerakannya beda. Untuk kesehatan intensitasnya ringan dan sedang, untuk prestasi olahraganya berat,” dr. Michael, dalam Instagram Live PDSKO, Rabu (9/9/2020).
Baca juga: Intip Yuk Padu Padan Masker dan Outfit Penuh Gaya ala 4 Artis Cantik
Dokter Michael mengatakan, di antara olahraga untuk kesehatan dan prestasi, terdapat olahraga rekreasi. Orang yang melakukan olahraga rekreasi artinya tidak mendapat kesehatan atau prestasi.
“Bilamana olahraga untuk kesehatan, kan intensitasnya ringan dan sedang. Nah tubuh akan lebih tahan terhadap virus. Kalau olahraga rekreasi biasanya intesitasnya lebih tinggi sementara prestasi lebih tinggi lagi,” lanjutnya.
Lebih lanjut dr. Michael mengatakan, semakin tinggi intensitas seseorang dalam berolahraga, maka akan semakin besar membuka peluang terinfeksi. Alhasil, tidak aneh kalau para atlet rentan terinfeksi Covid-19 karena imunitas mereka menjadi tidak baik.
“Kalau olahraga paling berat lagi seperti atlet justru lebih sehat? Ini salah karena mereka tujuannya untuk prestasi. Mereka akan memacu kemampuan tubuhnya sampai melewati batas, sehingga imunitas tubuh mereka justru lebih lemah,” tuntasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.