Sakit kepala merupakan salah satu penyakit umum. Lebih dari 50 persen populasi orang dewasa di dunia pernah mengidapnya. Sakit kepala juga termasuk penyakit yang cukup mengganggu bagi si penderita.
Sakit kepala bisa disebabkan karena beberapa alasan. Dari masalah kesehatan yang mendasar hingga kebiasaan makan. Beberapa faktor dapat memicu rasa sakit yang berdenyut-denyut yang membuat Anda ingin mengambil istirahat dan duduk di sudut yang gelap dan sunyi untuk meredakan sakit kepala.
Kebiasaan mengonsumsi suatu makanan juga dapat meningkatkan risiko sakit kepala. Melansir Boldsky, berikut 5 makanan yang Anda harus jauhi saat sakit kepala agar tidak bertambah parah.

1. Cokelat
Cokelat, terutama yang memiliki kandungan kakao yang rendah dapat memicu sakit kepala migrain pada beberapa orang karena adanya bahan kimia tyramine, beta-phenylethylamine dan caffeine. Studi menyatakan bahwa coklat dianggap pemicu paling umum kedua untuk migrain setelah alkohol.
2. Keju Berumur
Keju berumur seperti keju feta, keju parmesan dan keju biru mengandung tyramine, bahan kimia yang terbentuk sebagai hasil pemecahan protein dalam keju. Semakin lama keju berumur, semakin tinggi kandungan tyramine pada keju tersebut.
Baca juga: Pesona Reza Artamevia Tampil Elegan dan Glamor
3. Makanan yang Mengandung MSG
Monosodium glutamat atau MSG adalah salah satu bahan tambahan makanan yang paling umum ditemukan pada makanan tertentu seperti kecap, saus tomat, daging olahan, miso dan tempe. Meskipun dianggap aman untuk mengonsumsi MSG dalam jumlah minimal, hal itu dapat memicu sakit kepala parah pada 10 hingga 15 persen dari mereka yang mengalami migrain.