NUSA Tenggara Timur (NTT) identik dengan kuliner berbahan dasar jagung. Nah, jagung di sana bahkan jadi makanan pengganti nasi yang enak diolah menjadi masakan apa saja, seperti jagung bose.
Dari asal usul nama, jagung bose memiliki arti jagung yang dilunakkan. Untuk cara pembuatannya, jagung bose harus melewati proses yang cukup panjang loh, Okezoners.
Baca Juga: Hore, Kini Kota Bogor Punya Pusat Kuliner Legendaris

Dijelaskan Juru Masak Anak di salah satu warung makan terkenal di Kota Ende, membuat jagung bose yang enak bisa seharian. Pertama, biji jagung ditumbuk terlebih dahulu dengan dicampur air, setelah keluar sedikit daging yang berwarna putih, kemudian direbus menggunakan tungku kayu.
"Begitu bagian putih jagung yang biasa dijadikan tepung keluar semua, lalu diayak untuk dipisahkan dari kulitnya,” jelas Anisah, beberapa waktu lalu.
Belum sampai di situ, jagung yang telah melawati proses pengelupasan, baru siap dimasak. Biasanya jagung dimasak dengan kacang merah agar kuah jagung nantinya menampakkan warna yang menarik.
Kuah jagung bose terbuat dari santan yang sudah melewati tiga kali peras. Agar gurih, kuahnya dibumbui garam, gula, minyak kelapa, juga perasan air jeruk nipis.
“Selama campuran itu direbus, masukkan, garam jagung lebih gurih, jeruk nipis, dan minyak kelapa. Kurang lebih 10 menit, kira-kira semua bahan baku sudah tercampur rata, jagung bose matang dan siap dimakan,” imbuh wanita 38 tahun ini.
Nah, kalau Anda berwisata ke NTT, jagung bose akan sangat mudah ditemui. Cita rasa jagung gurih yang khas berpadu kelapa, membuat banyak orang ketagihan.
Biasanya jagung bose disajikan bersama sayuran atau lauk seperti olahan ikan yang mengguggah selera. Enak loh!
(Dewi Kurniasari)