Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serunya Berwisata di Gedung Linggarjati yang Penuh Sejarah

Vina Destya , Jurnalis-Senin, 17 Agustus 2020 |15:03 WIB
Serunya Berwisata di Gedung Linggarjati yang Penuh Sejarah
Indahnya Gedung Linggarjati (Foto: Inst Emirvan)
A
A
A

Tepat hari ini, tanggal 17 Agustus merupakan hari besar yang dirayakan oleh masyarakat Indonesia. Karena 45 tahun silam, Indonesia resmi merdeka dengan dibacakannya proklamasi kemerdekaan RI oleh Ir. Soekarno selaku presiden pertama Indonesia, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.

Banyak gedung atau tempat yang menjadi saksi kemerdekaan Indonesia, selain memiliki sejarah dan pembelajaran yang patut diketahui, tempat bersejarah juga memiliki keunikan tersendiri untuk dijadikan spot foto-foto yang Instagramable.

Selain ada Kota Tua di Jakarta yang penuh sejarah, ada pula Gedung Linggarjati yang berada di Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan yang memiliki banyak pesona karena sampai saat ini masih terawat dengan baik.

 Gedung Linggarjati

Gedung Linggarjati sebelum saat ini menjadi sebuah museum, sempat beberapa kali berubah fungsi menjadi beberapa tempat seperti tempat tinggal, hotel, bahkan Sekolah Dasar (SD).

Selama 25 tahun berdiri sebagai sekolah, akhirnya gedung ini diresmikan sebagai museum, karena pada tahun 1946 Gedung Linggarjati menjadi tempat perundingan yang dinamai Perundingan Linggarjati, yang menghasilkan Perjanjian Linggarjati yang disepakati di Jakarta pada 15 November 1946.

Sutan Syahrir, Soesanto, Tirtoprodjo, Mr. Mohammad Roem, dan Dr. A. K. Gani menjadi perwakilan pendiri bangsa dalam perundingan ini untuk mengusir Belanda secara hukum dan legal.

 Baca juga: Cantiknya Indrian Puspita Rahmadhani, Gadis Aceh Pembawa Baki Bendera Pusaka 2020

Gedung Linggarjati memiliki halaman yang luas dengan banyaknya tumbuhan hijau dan pepohanan yang tumbuh di sana sehingga memberikan kesan luas dan segar. Terlebih lagi lokasinya yang berada di kaki Gunung Ciremai dan memiliki udara yang masih bersih.

Hamparan rerumputan yang hijau bisa dijadikan spot foto terbaik untuk diunggah di media sosial, lho. Dengan konsep ala-ala berpiknik. Di dalam gedungnya pun tidak kalah menarik.

Gedung tua bergaya kolonial Belanda ini juga menarik karena barang-barang yang digunakan pada saat perundingan tetap terawat terpajang dengan rapi di sana.

Bukan hanya pepohonan yang rindang, ada pula tangga menuju ke bagian bawah halaman yang biasanya banyak juga digunakan untuk berfoto oleh pengunjung.

Selain itu, ada juga area yang di dalamnya terdapat monumen yang bertuliskan pokok hasil perundingan, dan ukiran lima pilar masyarakat Indonesia yang dibuat di atas monument.

Gedung Linggarjati ini menjadi tempat wisata yang bisa memiliki dua keuntungan sekaligus, yaitu wisata sejarah dan wisata penyegaran mata. Setuju, kan?

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement