Advertisement
Advertisement

Antara Hipertensi dan Diabetes, Mana yang Lebih Berisiko Terpapar Covid-19?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2020 |13:36 WIB
Antara Hipertensi dan Diabetes, Mana yang Lebih Berisiko Terpapar Covid-19?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Kenapa hal itu bisa terjadi? Dikatakan dr Maya, pasien penyakit kronis itu memang sudah memiliki peradangan di dalam tubuhnya. Tapi, peradangannya beda dengan radang yang disebabkan oleh infeksi virus.

"Mereka, para pasien penyakit kronis, mengalami peradangan yang tak nampak atau yang biasa disebut dengan istilah silent inflammation," terangnya saat Webinar yang diinisiasi Hydro Coco bekerja sama dengan Klikdokter dan ICM (Indonesia Congress Management), beberapa hari lalu.

Dokter Maya melanjutkan, kondisi yang dialami para pasien penyakit kronis itu mengganggu respons imunitas tubuh dalam melawan infeksi. Jadi, bisa dikatakan, ketika virus berbahaya masuk ke dalam tubuh mereka, sistem imunitas tubuh tidak mampu melawannya dengan maksimal.

"Akibatnya, ketika virus masuk, tubuh akan lebih mudah mengalami kondisi hiperinflamasi dan itu dapat terlihat dari tubuh mengalami sindrom badai sitokin," papar dia.

Di sisi lain, ada beberapa kelompok pasien penyakit yang lebih rentan ketika terinfeksi virus corona. Mereka itu adalah pasien penyakit darah tinggi, diabetes, penyakit ginjal, penyakit kardiovaskular, penyakit paru obstruktif kronis, pun mereka yang mengalami obesitas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement