Penyediaan rapid test ini, kata Agus, tidak terlepas dari fakta bahwa banyak penumpang ingin mendapatkan pelayanan one stop service. Artinya, satu kali datang mereka sudah bisa langsung terbang.
Maka dari itu, pihaknya terus memperbaiki dan menyediakan fasilitas yang sekiranya memang diperlukan. Sementara untuk protokol kesehatan lainnya, penumpang diwajibkan memakai masker selama di bandara dan menjaga jarak sosial.

Terkait pengecekan kesehatan, AP II telah menyiapkan thermal scanner di sejumlah titik, terutama di area pintu masuk dan beberapa check point. Mereka juga sudah lakukan berbagai inovasi. Salah satunya menghilangkan titik sentuh. Beberapa tempat seperti area parkir dan lift, kini menggunakan sistem touchless.
"Kami juga melakukan proses disinfeksi secara periodik untuk alat-alat atau equipment yang potensial disentuh banyak orang. Untuk barang secara teknis memang agak sulit, tapi tetap dilakukan steriliasi dengan sinar ultra violet. Demikian juga berbagai potensi pertemuan, contoh ketika penumpang berbicara dengan officer ada arclyc tranparan. Intinya fasilitas di bandara sudah oke," tandas Agus.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.