Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sepedaan Pakai Masker atau Lepas? Ini Jawaban Dokter Buat Pegowes

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2020 |11:02 WIB
Sepedaan Pakai Masker atau Lepas? Ini Jawaban Dokter Buat Pegowes
Ilustrasi. (Okezone)
A
A
A

KEKHAWATIRAN masyarakat akan persebaran virus corona yang meluas yaitu melalui udara membuat pegowes bertanya-tanya. Ya, apakah saat gowes kita tetap pakai masker atau lepas?

Pertanyaan itu menjadi penting karena beberapa pesepeda mengeluhkan sulit bernapas saat mengayuh sepeda. Karena itu, sebagian dari mereka memutuskan untuk tidak pakai masker saat gowes di jalanan.

Kondisi ini membingungkan masyarakat, lantas apa yang sebaiknya dilakukan, tetap pakai masker atau lepas?

Menurut Dokter Spesialis Paru Primaya Hospital Bekasi Timur dr Annisa Sutera Insani, SpP, pada dasarnya menggunakan masker di luar rumah adalah keharusan.

"Pakai masker jadi bagian dari protokol kesehatan yang harus dijalankan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah," kata Dokter Annisa kepada Okezone melalui pesan singkat, Jumat (17/7/2020).

Baca Juga: 3 Gaya Trendi Veronica Tan Nongkrong Cantik Bareng Sosialita Ibu Kota

sepeda

Bahkan, Juru Bicara Covid-19 Achmad Yurianto pun menyarankan masyarakat tetap menggunakan masker saat berada di dalam ruangan. Misalnya di kantor yang memiliki sirkulasi udara buruk yang hanya mengandalkan pengatur suhu.

Tapi, sambung dr Annisa, tak bisa dipungkiri kalau ada beberapa pesepeda yang mengeluhkan sulit bernapas saat gowes pakai masker. Kalau kondisinya semacam ini, saran yang diberikan adalah tetap menggunakan masker, tapi boleh dilepas dengan catatan jangan dikerumunan orang.

"Kalau memang Anda termasuk orang yang mengeluhkan sulit bernapa saat gowes pakai masker, bahkan sampai muncul pusing, sangat disarankan ketika gejala itu muncul, berhenti dulu, lalu cari tempat yang sepi, dan lepas masker untuk hirup udara segar," ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement