Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tahan Pipis Usai Minum 10 Gelas Bir, Kandung Kemih Pria Ini Bocor

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 26 Juni 2020 |21:23 WIB
Tahan Pipis Usai Minum 10 Gelas Bir, Kandung Kemih Pria Ini Bocor
Ilustrasi dampak menahan buang air kecil (Foto : Everydayhealth)
A
A
A

Seorang pria berusia 40 tahun di China dikabarkan mengalami pecah kandung kemihnya di tiga tempat setelah meminum 10 gelas bir dan kemudian menahan kencing selama 18 jam lamanya. Pria yang namanya hanya disebut sebagai Hu, dilaporkan mengonsumsi 10 gelas bir pada malam hari di kota sebelum pulang dan tertidur lelap.

Setelah minum bir dengan jumlah yang banyak, ia sama sekali tidak pergi ke kamar kecil. Ia hanya tidur tanpa mengosongkan kandung kemihnya selama 18 jam penuh. Alhasil kapasitas alkohol dalam jumlah banyak tersebut menekan sistem sarafnya.

Melansir dari Oddity Central, Jumat (26/6/2020), dalam laporan yang diterbitkan pada 18 Juni, dokter di Rumah Sakit Rakyat Zhuji di Zhejiang mengatakan bahwa pasien tersebut merasakan sakit yang tak tertahankan pada bagian perutnya saat ia terbangun dari tidurnya. Ketika dibawa menggunakan ambulans, dia sangat kesakitan sehingga tidak bisa berbaring.

Tahan Pipis

(Foto Ilustrasi)

MRI dengan cepat memeriksa untuk menemukan sumber rasa sakit. Ternyata pria tersebut mengalami pecah kandung kemih di tiga tempat akibat aktivitas yang dibuatnya semalam. Salah satu kebocoran yang ditemukan telah membuka ke arah rongga perutnya dan membuat salah satu ususnya memasuki kandung kemih.

Kondisi ini menyebabkan kematian jaringan jika tidak segera diperbaiki. Oleh sebab itu Hu langsung melakukan operasi darurat oleh tim ahli bedah untuk memperbaiki kandung kemihnya yang bocor. Beruntung tim medis berhasil memperbaikinya dan mencegah komplikasi lain. Kini kondisi pria berusia 40 tahun tersebut sudah stabil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement