Belum lama ini di Amerika Serikat (AS) dihebohkan dengan penemuan hand sanitizer yang mengandung metanol di dalamnya. Food Drugs Administration (FDA) AS menemukan metanol dalam beberapa sampel merek pembersih tangan yang diproduksi oleh salah satu produsen bahan kimia yang berbasis di Meksiko.
Tentunya hal ini sangat mengejutkan, mengingat metanol adalah zat beracun yang sangat berbahaya apabila terserap dan terpapar di permukaan kulit. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Rompu Roger Aruan, Sp.KK mengatakan, bahwa metanol sangat berbahaya bila terpapar kulit manusia.

“Metanol berbahaya. Metanol akan menyebabkan rasa perih, panas dan gatal apabila terpapar kulit,” terang dr. Aruan saat dihubungi Okezone melalui pesan singkat, Rabu (24/6/2020).
FDA mengatakan bahwa paparan metanol yang signifikan dapat menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, penglihatan kabur, kebutaan permanen, kejang, koma, kerusakan saraf permanen dan kematian.