Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awas, 3 Gejala Ini Bisa Pengaruhi Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Sindonews , Jurnalis-Kamis, 18 Juni 2020 |21:59 WIB
Awas, 3 Gejala Ini Bisa Pengaruhi Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Ilustrasi (Foto : News Medical)
A
A
A

Cek Gula Darah

"Banyak yang enggak tau sebetulnya sebelum penyakit kronis sebetulnya ada ibaratnya jembatan dulu atau kondisi perantara disebut sindrom metabolik. Minimal kita punya tiga penanda tersebut berati kita sudah termasuk kategori gangguan sindrom metabolik," kata Certified Nutrition and Wellness Consultant Nutrifood, Moch Aldis Ruslialdi SKM CNWC saat Nutriclass yang dikutip dari Sindonews.com.

"Kalau kita udah masuk gangguan sindrom metabolik dalam hitungan tahun, sangat bisa peluangnya kena penyakit kronis atau degeneratif, diabetes, jantung, stroke, darah tinggi. Jadi ini kondisi perantaranya. Semakin banyak penandanya, semakin cepet kita sampai ke penyakit kronis tadi. Sindrom metabolik itu lampu kuningnya," sambungnya

Gejala-gejala tersebut dijelaskan Aldis dapat menyerang siapa saja, termasuk mereka yang memasuki usia produktif. Biasanya, kondisi ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan secara perlahan. Seperti halnya, lingkar perut yang menandakan obesitas central atau buncit bukanlah hal positif. Perut buncit sendiri menunjukkan adanya gangguan metabolisme pada tubuh.

"Kondisi tadi itu real. Apalagi orang-orang usia produktif sangat mungkin kena. Kaya triglesida tinggi itu enggak tiba-tiba tinggi. Itu pasti akan ada prosesnya, tekanan darah juga, lingkar perut juga. Enggak mungkin bangun tidur tiba-tiba perut buncit, kecuali kembung. Kalo lingkar perutnya membesar itu pasti ada prosesnya," jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement