PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menerjunkan para petugas pengamanan di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) guna memastikan penumpang KRL jaga jarak. Selain itu juga melarang penumpang berbicara satu sama lain di dalam kereta.
"Larangan berbicara ini kita akan selalu sampaikan melalui announcer. Ada Walka atau petugas keamanan di KRL yang mengingatkan para penumpang," ujar VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba belum lama ini.
Menurut Anne, Walka akan selalu memantau para penumpang di dalam kereta untuk memastikan diterapkannya protokol kesehatan seperti menjaga jarak fisik atau physical distancing.

Dia berharap, aturan tersebut dapat ditaati penumpang KRL. "Ini masa pandemi, kita berharap aturan ini bisa dilakukan tanpa harus ditegur karena ini terkait keselamatan nyawa," jelasnya.
Penumpang selain dilarang berbicara sesama antar penumpang, juga dilarang berbicara via smartphone. Sebab ini untuk mencegah droplet menyebar akibat bicara. Seperti diketahui virus corona menyabar melalui droplet orang yang sakit.
Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan, protokol jaga jarak atau physical distancing dapat menurunkan risiko penularan Covid-19 hingga 85 persen.