Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hasil Rapid Test Negatif Bukan Berarti Kebal Covid-19, Ini Penjelasannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 10 Juni 2020 |21:17 WIB
Hasil Rapid Test Negatif Bukan Berarti Kebal Covid-19, Ini Penjelasannya
Rapid Test (Foto : Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

Sebagaimana dilansir dari CDC, Rabu (10/6/2020), jika seseorang dinyatakan negatif mengidap Covid-19, ada kemungkinan bahwa Anda belum pernah terinfeksi Covid-19 sebelumnya. Namun hasil negatif tersebut bukan berarti menunjukkan bahwa tubuh Anda kebal terhadap Covid-19.

(Baca Juga : Son Ye Jin Jadi Wanita Tercantik Dunia Kalahkan Lisa BLACKPINK, Ini 5 Rahasia Cantiknya)

Tes mungkin akan negatif karena virus biasanya diperlukan 1 hingga 3 minggu setelah infeksi untuk mengembangkan antibodi. Mungkin saja seseorang baru terinfeksi virus. Selain itu beberapa orang mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengembangkan antibodi, bahkan ada pula orang yang tidak mampu membuat antibodi.

Jika seseorang memiliki gejala atau gejalanya semakin parah setelah tes antibodi, maka Anda memerlukan tes lain untuk menentukan Covid-19. Terlepas dari hasil positif atau negatif yang diperoleh seseorang, tapi tidak ada satu pun yang bisa mengonfirmasi apakah Anda bisa menyebarkan virus yang menyebabkan Covid-19. Oleh sebab itu langkah melindungi diri wajib untuk dilakukan dengan baik.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement