Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Kantoran Sudirman Ini Ogah Naik Ojol, Katanya Ngeri-Ngeri Sedap

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2020 |18:02 WIB
Anak Kantoran Sudirman Ini Ogah Naik Ojol, Katanya Ngeri-Ngeri Sedap
Ilustrasi. (Okezone)
A
A
A

OJEK online sudah diperbolehkan membawa penumpang. Hal ini karena ditetapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi di Jakarta.

Kendaraan umum itu pun sudah mulai banyak berseliweran di jalanan dan membawa penumpang di belakangnya. Meski begitu, masih ada masyarakat yang takut naik ojek online.

Salah satunya Ananda. Karyawan swasta di area Sudirman, Jakarta Pusat, ini mengaku belum berani naik ojek online meski sudah diperbolehkan. Alasannya masih berkaitan dengan ketakutan terpapar Covid-19.

ojol

Ananda menerangkan, tidak semua driver itu menggunakan partisi. "Belum semua driver pada pake papan pembatas yang diberitain di media. Papan itu kan beli sendiri bukan disediain pihak ojek online," terangnya pada Okezone, Selasa (9/6/2020).

Ia menambahkan, dari fakta tersebut, bisa kehitung berapa driver yang beneran serius mau modal sendiri untuk memasang partisi di belakang tubuhnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement