Saat proses pengerjaan, Ghalih berusaha merapikan halaman koran agar seragam di masing-masing sisi tembok. Halaman berwarna dia usahakan tempatkan pada sisi tembok yang sama. Namun, bungsu dari tiga bersaudara itu tak kepikiran untuk melihat atau membaca isi satu per satu halaman koran sebelum dia pasang.

Hingga akhirnya tiga sisi tembok sudah dipenuhi koran bekas lengkap dengan menata kamar tidur serta meja, kursi, dan dua almari plastik. Sementara, satu sisi belum dipenuhi koran lantaran dia kehabisan bahan.
Ghalih lantas mengunggah hasil dekorasi kamarnya ke akun twitter pribadi bernama @ghalihprayoga_. "Gagal aesthetic anjir. Malah kayak kos-kosan 100k/bulan," tulisnya sebagai keterangan foto.