Terkait penanganan Covid-19 di Indonesia, tersiar kabar bahwa ada sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Unair, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) dikabarkan terinfeksi Covid-19.
Sehubungan dengan ramainya kabar yang beredar di atas, Okezone mencoba meminta informasi langsung dari pihak Ikatan Dokter Indonesia. Apakah PB IDI Pusat sudah memiliki data tentang berapa jumlah tepat dokter yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.
Ketika dihubungi, Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia dr. Abdul Halik Malik menyebutkan bahwa data tentang berapa jumlah tenaga dokter yang terkonfirmasi positif, pihak PB IDI sendiri tidak memilikinya. Sebab data tersebut dipegang oleh pemerintah pusat langsung. Sedangkan data yang dipegang oleh IDI, menunjuk pada data yang ada di setiap wilayah saja.
“Data tersebut adanya di Pemerintah, IDI sendiri mengacu ke data yang ada di setiap wilayah, data kematian nakes IDI coba himpun. Tapi data yang terpapar virus corona semua mengalirnya ke pemerintah, IDI di beberapa wilayah tidak mengetahui jumlah pastinya,” terang dr. Halik saat dihubungi Okezone, Rabu (27/5/2020) melalui pesan.

Halik menegaskan, hingga sejauh ini untuk data spesifik terkait jumlah dokter yang sudah terpapar dan dinyatakan positif, pihak PB IDI tidak mempunyai data sendiri.
“Tidak ada data sendiri, IDI mengacu ke data pemerintah,” tambahnya.