
Di sinilah mobil Anda dan sesuatu yang disebut dinamika pemanasan kendaraan ikut berperan. Jan Null, ahli meteorologi dari Golden Gate Weather Services menguatkan pendapat Travis Glenn. Null menyarankan bahwa mobil mungkin agen yang berguna untuk membunuh virus.
Null menjelaskan, suasana dan jendela mobil relatif transparan terhadap gelombang pendek matahari dan sedikit menghangatkan. Mobil yang ditinggalkan di bawah sinar matahari itu sangat panas. Bahan seperti dasbor, tempat duduk dan benda-benda lainnya memanas secara signifikan dan kemudian memanaskan udara melalui proses konveksi dan konduksi.
"Benda-benda itu juga memancarkan energi inframerah. Namun, efek 'rumah kaca' dalam mobil ini dapat berguna dalam membunuh virus corona," tutur Null.
Namun, Null dan Travis sepakat perlu lebih banyak pengujian mengenai hal tersebut. “Lebih banyak pengujian perlu dilakukan, tetapi kami tahu bahwa semakin hangat mobil, semakin sedikit waktu yang dimiliki virus untuk bertahan,” ujar Travis Glenn.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.