Bangkai badak yang ditemukan dekat tempat air dalam taman nasional telah menunjukkan tanda-tanda perburuan liar. Para pejabat taman nasional mengatakan ini adalah kasus perburuan pertama pada tahun ini yang terjadi di situs warisan dunia yang terdaftar dalam UNESCO. Tahun-tahun sebelumnya insiden perburuan liar juga banyak ditemukan.
Mereka mengatakan upaya perburuan telah meningkat baik di dalam maupun di sekitar taman sejak pemerintah menetapkan status lockdown pada akhir Maret 2020. Pada April lebih dari lima upaya pembantaian berhasil digagalkan oleh penjaga taman nasional dan pasukan khusus perlindungan badak yang dibentuk oleh pemerintah negara bagian.