Ganjar menambahkan, bahwa kelompok SDM yang dimaksud terbagi menjadi beberapa kategori antara lain, 1.337.767 kader PKK, 506.815 dasa wisma, 230.782 Satlinmas, 228.142 kader posyandu, 55.057 kelompok tani, 39.045 KPMD, 7.527 bidan desa, 3.370 pendamping desa, 8.229 Gapoktan, 1123 Tagana, 5.413 penyuluh swadaya, 540 TKSK, serta relawan desa dan tokoh panutan yang tidak terhitung.
Dengan demikian, Jogo Tonggo diharapkan menjadi kekuatan yang akan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. "Strategi ini akan melibatkan dari level RW. Kemudian starting from the end bukan yang baru. Jadi nilai-nilai gotong royong, tepo seliro, dan tenggang rasa inilah yang menjadi kekuatan kemandirian bangsa kita," tandasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.