Rupanya virus corona tidak hanya menyerang fisik pasien COVID-19. Ternyata virus corona juga berdampak pada kesehatan mental pasian.
Terdapat beberapa pasien positif virus corona yang merasa cemas, putus asa, depresi bahkan mencoba untuk bunuh diri. Mereka membutuhkan pertolongan nyata.
"Saat itu saya berpikir orang yang kena virus corona itu seperti orang hidup tapi dianggap mati. Ya berarti saya akan mati. Saya shock, saya depresi. Badan saya drop, pikiran saya hancur," kata mantan pasien virus corona Arif Wijaya yang berhasil sembuh.

Bahkan tenaga medis Rumah Sakit Wisma Atlet menyebut ada pasien yang depresi lalu mencoba lompat bunuh diri karena tertekan. Menurut dokter kejiwaan hal itu disebabkan karena lemahnya pertahanan mental pasien.
Padahal kesehatan mental sangat mempengaruhi pembentukan imun tubuh dalam melawan virus corona. Pemerintah menyebut persoalan COVID-19 adalah 20% persoalan kesehatan, 80% persoalan psikologis.
Arif Wijaya berkisah, bagaimana virus corona tidak hanya menyerang kesehatan fisik, namun juga pertahanan mentalnya. Serangan pertama terhadap pertahanan mentalnya dimulai ketika ia menjalani tes hingga dinyatakan positif virus corona.
"Pertama saat saya ditolak berkali-kali rumah sakit. Saya telat mungkin karena saya sudah tidak ada harapan untuk hidup. Pikiran saya berkecamuk, bagaimana jika saya kena COVID-19? Saya akan dikucilkan, diisolasi. Orang hidup dianggap mati," ujarnya.
"Setelah dikasih tahu saya positif. Jantung saya deg-degan, perasaan dan pikiran saya hancur. Saya shock dan stres,"katanya.
Tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Wisma Atlet menceritakan pengalamannya bertemu dengan pasien-pasien yang terganggu mentalnya akibat virus corona.
"Ada yang mau loncat jendela saking depresinya. Untung ada tim perawat melihat dan menyelamatkan. Lalu ada yang mau mengigit perawat," kata tenaga medis Pandu Adji.
"Lalu ada yang stres teriak-teriak lalu mau lompat masuk ke apotek saking depresinya," kata tambah Pandu.
Menurut Pandu, terdapat tenaga kesehatan kejiwaan yang bertugas di Wisma Atlet namun jumlah tersebut tidak sebanding dengan pasien.
"Psikolog berbicara melalui pengeras suara di tiap lantai, memberi wejangan melalui pengeras suara untuk menyejukan hati mereka. Kadang ada yang memerlukan bimbingan ekstra, baru psikolog datang ke kamar. Tapi untuk efisiensi dan takutnya tidak menyeluruh mereka kunjungannya, maka digunakan pengeras suara itu," kata Pandu.
Mengapa orang berpikir bunuh diri?
Dokter spesialis psikiatri Danardi Sosrosumihardjo mengatakan seseorang berpikir untuk bunuh diri karena ia menanggung beban berat yang melebihi kemampuan pertahanan mentalnya.
"Seorang individu yang daya tahannya rapuh saat stres, di luar kekuatannya maka akan jatuh ke dalam depresi. Orang depresi berat berpotensi memunculkan rasa ingin bunuh diri," katanya.
Seperti dilansir dari BBC, Minggu (10/5/2020), Danardi menambahkan, informasi tentang virus corona soal jumlah penularan dan pasien meninggal dunia yang makin bertambah merupakan stressor atau penyebab stress.
Jika tidak ditangani maka akan menimbulkan ketidaknyamanan, rasa cemas, paranoid atau curiga. "Jika tidak tertangani baik bisa jadi depresi," katanya.
Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan masalah psikologis lebih besar dibanding persoalan medis di tengah pandemi.
"Laporan Gugus Tugas menyampaikan bahwa persoalan COVID-19 adalah 20% persoalan kesehatan, 80% persoalan psikologis," kata Moeldoko.
Baik Moeldoko maupun Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan aspek psikologis merupakan faktor penting dalam menciptakan kekuatan imunitas masyarakat sehingga dapat pulih maupun tercegah dari penularan virus corona.
Oleh karena itu, pemerintah menyediakan layanan psikologi untuk Sehat Jiwa atau Sejiwa lewat layanan telepon 119 ext. 8.
"Semoga layanan ini bisa membuat masyarakat terbebaskan dari masalah psikososial dan kesehatan jiwa yang bisa muncul di dalam masyarakat," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Fidiansjah.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.