Industri restoran jadi salah satu sektor industri yang paling terdampak karena pandemi virus corona COVID-19. Penurunan jumlah pelanggan yang datang, jadi salah satu penyebab karena sekarang masyarakat sudah menjalani karantina rumah dan tak bisa lagi keluar rumah secara bebas. Belum lagi ditambah dengan rasa takut jika bersantap di luar rumah.
Namun seiring dengan perkembangan teknologi, sekarang ada teknologi kamera canggih yang diklaim bisa membantu restoran-restoran untuk menunjukkan bahwa makanan yang mereka produksi aman dari virus corona. Ini mendorong konsumen tak perlu lagi merasa khawatir dan takut makanannya mengandung virus corona.

Perusahaan Dragontail System menawarkan kamera AI atau artificially intelligent yang berfungsi bisa memeriksa segala prosedur penting dalam menyiapkan makanan agar aman dari virus corona.
Pendiri sekaligus CEO Dragontail, Ido Levanon diketahui pertama kali meluncurkan dua produk pada 2013 silam. Salah satunya adalah sistem yang menggunakan algoritma untuk mengoptimalkan efisiensi paket pengiriman. Satu lagi adalah kamera AI yang awalnya dirancang untuk membantu restoran dengan fungsi sebagai QC (quality control) atau mengonstrol kualitas.
Dua produk ini dibuat dan dikembangkan oleh tim Ido, yang berisi orang-orang seperti ahli matematika, ilmuwan data, pengembang, dan lebih dari setengahnya adalah orang-orang yang biasa menangani pekerjaan operasional.
Ido menyebutkan produk kamera AI canggihnya tersebut, sudah digunakan oleh restoran pizza terkenal sebagai bagian dari memastikan seluruh makanan yang dibuat memang aman dan lolos standar keamanan.
“Pelanggan pertama kami adalah perusahaan besar seperti perusahaan pizza di Australia dan Selandia Baru,” ujar Ido.
Dengan kondisi pandemi virus corona saat ini, Ido berharap kamera AI yang sekarang sudah diperbaharui bisa dijual ke semua tipe restoran. Baik itu restoran berskala besar atau restoran-restoran kecil.
Diciptakan dengan teknologi canggih, kamera AI ini disebut dapat mendeteksi prosedur sekecil apapun. Contohnya memverifikasi jumlah irisan sosis yang ada di dalam pizza.
Selain itu, tentunya kamera AI tersebut juga dapat mendeteksi langkah-langkah keamanan yang krusial, misalnya apakah karyawan sudah mencuci tangan, apakah permukaan alat-alat di dapur sudah dibersihkan, apakah karyawan sudah memakai sarung tangan dan masker, dan sebagainya, seperti dikutip Forbes, Jumat (24/4/2020).
Untuk harga, kamera AI canggih ini dijual dengan harga dimulai dari USD50 atau sekitar Rp777.200 dan bisa saja melonjak hingga USD500 atau kurang lebih Rp7,7juta.