Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belanja Pakai Sarung Tangan Efektif Cegah COVID-19?

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 24 April 2020 |16:03 WIB
Belanja Pakai Sarung Tangan Efektif Cegah COVID-19?
Ilustrasi (Foto : Foxnews)
A
A
A

Masyarakat indonesia terus berupaya melakukan pencegahan agar terindar dari virus corona COVID-19. Salah satunya adalah menggunakan sarung tangan saat beraktivitas ke luar rumah.

Sarung tangan diklaim dapat menghindari penyebaran virus corona. Meski demikian, apakah hal tersebut nyata atau hanyalah mitos belaka?

Meski tidak ada rekomendasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) untuk menggunakan sarung tangan, namun sebagian besar masyarakat tetap menggunakaannya saat pergi ke toko kelontong.

Aksi tersebut akhirnya membuat dokter dan ahli kesehatan menggelengkan kepala terhadap aksi yang dilakukan oleh masyarakat. Bukan hanya tidak efektif, sarung tangan justru dapat memperburuk penyebaran COVID-19.

Seperti diketahui, COVID-19 menyebar melalui mulut, lewat percikan dahak atau biasa disebut dengan droplet. COVID-19 tidak menyebar melaui tangan, jadi tidak ada bukti bahwa sarung tangan dapat melindungi seseorang dari penyakit ini.

Ahli Mikrobiologi dan Profesor Departemen Ilmu Lingkungan dan Kesehatan Kerja Universitas Washington, Marilyn Roberts, mengatakan risiko yang terjadi dari penularan penyakit ini adalah saat seseorang menyentuh wajah mereka baik dengan maupun tanpa sarung tangan dalam kondisi kotor.

Sarung Tangan

“Masalah terbesar adalah bahwa seseorang tertular COVID-19 dari orang lain. Mereka tidak mengambilnya secara langsung,” terang Roberts, merangkum dari Fox News, Jumat (24/4/2020).

Bahkan jika seseorang berhati-hati untuk tidak menyentuh wajah atau ponsel saat mengenakan sarung tangan, bisa jadi sarung tangan menjadi penyebab utama penularan virus.

Pada 2003, misalnya, para peneliti Kanada terpapar SARS setelah mengeluarkan peralatan pelindung diri (APD) mereka secara tidak benar. Roberts mengatakan kasus-kasus seperti ini adalah alasan utama mengapa sarung tangan seringkali lebih berbahaya.

"Mengenakan sarung tangan jika Anda hanya pergi ke toko kelontong tidak akan menjadi pelindung. Masalah yang lebih besar adalah cara membuangnya yang tidak benar,” lanjut Roberts.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement