Flu Spanyol (1918-1920)
Pandemi ini menewaskan lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia. Flu Spanyol 1918 adalah penyakit terburuk dalam sejarah selama satu abad terakhir. Sepertiga dari populasi di bumi terinfeksi virus H1N1. Para peneliti masih belum dapat menentukan dengan tepat apa yang menyebabkan virus ini mematikan. Sama seperti COVID-19, saat itu juga tidak ada vaksin untuk menyembuhkan penyakit ini.
Orang-orang diperintahkan untuk melakukan karantina diri, menjaga jarak, mencuci tangan dan mensterilkan diri. Beberapa kota di Amerika Serikat (AS) seperti San Francisco mengeluarkan peraturan yang memaksa warganya untuk mengenakan masker. Penyakit ini muncul pertama kali pada 1916 di rumah sakit tentara Inggris yang terletak di Etaples, Prancis.
Seperti H5N1 virus ini disebabkan oleh burung. I fluenza yang seperti pneumonia ini menyebar pada parit perang dunia pertama yang dingin dan basah, sebelum menginfeksi seluruh dunia.
The Black Death (1347-1353 AD)
Pandemi ini menyebabkan kematian hingga mencapai 200 juta. The Black Death bisa dikatakan sebagai pandemi paling mematikan sepanjang sejarah dunia. Penyakit ini dikatakan berasal dari Asia disebarkan melalui Batu Khan Golden Horde. Selama pengepungan gerombolan Caffa (pelabuhan utama di laut hitam), orang-orang Mongol terserang penyakit ini.
Menyebarnya penyakit ini membuat sebagian populasi melarikan diri sementara pedagang mengambil alih laut hitam. Mimpi buruk dimulai di Eropa pada Oktober 1347 ketika 12 kapal dari laut hitam tiba di Sisilia. Para pengangkut barang yang menyambut kedatangan kapal disambut dengan pemandangan mengerikan.
Beberapa pelaut sakit dan tubuh mereka dirusak dengan bubo hitam yang mengalir. Mereka berdiri di geladak kapal di antara awak kapal mereka yang mati. Akhirnya kapal-kapal ini segera diusir setelah kejadian ini terjadi.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.