Misalnya saja dia membuat busana yang dijuluki Olga, dengan pusaran riak raspberry dan sepotong kain perca yang dirajut dengan tangan.
Selain juga, orang-orang juga banyak berbincang mengenai tie-dye buatan sendiri.
"Mereka menginginkan sesuatu yang terasa unik dan menceritakan kisah pribadi," ungkap Direktur Kreatif Baum und Pferdgarten Rikke Baumgarten dan Helle Hestehave.
"Ada juga kerinduan akan era yang lebih sederhana, yang mana kita punya waktu untuk membuat pakaian sendiri atau menyesuaikannya," tambahnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.