Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jubir COVID-19 Jelaskan Alasan Pemudik Berisiko Besar Tertular Corona

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 06 April 2020 |14:24 WIB
Jubir COVID-19 Jelaskan Alasan Pemudik Berisiko Besar Tertular Corona
Jubir Pemerintah Penanganan COVID-19 (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)
A
A
A

Indonesia telah menetapkan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona COVID-19. Oleh sebab itu pemerintah telah melarang masyarakat untuk pulang ke kampung halamannya menjelang Idul Fitri 2020.

Meski demikian hingga saat ini masih saja ada masyarakat yang nekat melakukan perjalanan jauh untuk pulang ke kampung halamannya. Tindakan ini tentunya dapat memicu pada semakin meluasnya penyebaran COVID-19 ke berbagai daerah baru yang didatangi pemudik.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan terdapat protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah bagi masyarakat yang terpaksa melakukan perjalanan jauh.

“Siapapun yang terpaksa berpergian maka harus tetap jaga jarak dalam berkomunikasi, tak boleh salaman, rajin cuci tangan. Makanya risikonya akan semakin tinggi apabila harus bepergian dalam situasi yang seperti ini,” terang Yuri dalam siaran langsung di Gedung BNPB, Senin (6/4/2020).

Juru Bicara Penanganan COVID-19

Yuri mengatakan para pemudik akan melewati perjalanan panjang yang memungkinkan bertemu dengan banyak orang di berbagai situasi. Hal inilah yang memunculkan risiko yang besar bagi seseorang untuk terinfeksi COVID-19.

“Bukan berbicara bagaimana saat berada di tempat tujuan, tapi selama proses perjalanannya. Misal di terminal bertemu banyak orang yang tidak tahu apakah mereka sakit. Begitu naik kendaraan umum dengan bus yang menggunakan AC, maka sirkulasi udara akan berputar di situ saja,” sambungnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement