WABAH virus corona COVID-19 di dunia telah memengaruhi banyak aspek kehidupan. Tidak perekonomian dan pariwisata dunia, tapi juga urusan makeup.
Seperti yang terjadi di Korea Selatan. Sebagian besar perempuan kini tampil natural tanpa riasan.
"Saya biasanya merasa tertekan setiap pagi untuk memakai riasan, tetapi sekarang rekan saya dan saya tidak memakai banyak riasan saat kami di tempat kerja," kata Kim seorang ilmuwan perusahaan susu Korea seperti melansir Korea Herald.

Ia merasa benar-benar nyaman karena tidak perlu peduli bagaimana penampilan tanpa makeup dan menghemat waktu saat pagi hari.
Akibat wabah COVID-19, banyak orang dipaksa untuk memakai masker. Alhasil, banyak orang enggan direpotkan dengan memakai riasan, karena makeup-nya tidak akan terlihat dan itu hanyalah sia-sia.
Selain itu, banyak orang memakai masker untuk keluar setiap hari. Karena wabah virus corona telah memaksa orang untuk memakai masker wajah.
"Saya biasa memakai lipstik hampir setiap hari, yang sudah biasa saya lakukan, tetapi saya tidak harus memakainya sekarang karena masker wajah menutupi sebagian besar wajah saya," kata Yoo A-mi, 32 tahun, peneliti robotika di Gwangju.
Tampaknya pula virus corona juga menghantam industri kosmetik, karena banyak orang telah berhenti mengunjungi toko kosmetik. “Penjualan kosmetik telah menurun sekitar 50 hingga 70 persen dibandingkan bulan lalu,” kata Cho Young-mi, manajer penjualan merek kosmetik RMP, kepada The Korea Herald.
Cho juga membatalkan layanan makeup, karena pelanggan enggan melepas masker. Bahkan sejumlah department store merekomendasikan membatalkan layanan makeup di sana.
(Dewi Kurniasari)