Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Imbauan bagi Umat Hindu dalam Pencegahan Penularan COVID-19 di Hari Raya Nyepi

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 25 Maret 2020 |13:42 WIB
Imbauan bagi Umat Hindu dalam Pencegahan Penularan COVID-19 di Hari Raya Nyepi
Ilustrasi Bali (Foto : Thriliphilia)
A
A
A

Hari ini Umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi Saka 1942. Saat Hari Raya Nyepi, masyarakat yang memperingati akan mematikan semua lampu dan suara, serta menghentikan aktivitas.

Di tengah merebaknya wabah virus corona COVID-19, nampaknya hal tersebut sejalan dengan imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk tetap di rumah dan physical distancing.

Dalam melakukan pencegahan penularan COVID-19, diharapkan masyarakat tetap tenang dan mengikuti imbauan dari pemerintah.

Imbauan bagi Umat Hindu

Sementara itu, dikutip @dit.promkes dari Kemenkes RI, ada himbauan bagi Umat Hindu dalam pencegahan penularan virus corona COVID-19 seperti berikut :

1. Tetap tetang dan jangan panik

2. Tidak mudah menerima/meneruskan informai yang belum terkonfirmasi kebenarannya

3. Melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

4. Senantiasa memohon kepada Hyang Widhi Wasa, semoga tetap dianugerahi kesehatan, kesejahteraan dan kebahagiaan, serta terhindar dari segala penyakit dan mara bahaya

Imbauan bagi Umat Hindu

5. Selalu aktif dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

6. Tetap Menjaga Kesehatan dengan CERDIK :

- Cek Kesehatan secara berkala

- Enyahkan asap rokok

- Rajin beraktivitas fisik dan berolahraga

- Diet kalori seimbang

- Istirahat yang cukup

- Kelola stres

7. Segera memeriksakan diri dan keluarga ke dokter jika menderita sakit, terutama dengan gejala batuk, demam dan sesak napas

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement