Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di Tengah Pandemi COVID-19, Apakah Bermain Tenis Aman?

Di Tengah Pandemi COVID-19, Apakah Bermain Tenis Aman?
Anak bermain tenis (Foto: Elite Sport)
A
A
A

Saat ini di berbagai belahan negara di dunia, pemerintah meminta warga negaranya untuk melakukan social distancing dan tinggal di rumah di tengah pandemi COVID-19.

Di seluruh dunia, banyak orangtua merasa bimbang seperti Wilson, seorang ibu dua anak yang tinggal di Roma, Italia terutama tentang sosialiasi dan jam bermain anak di tengah pandemi COVID-19.

Di sisi lain, pemerintah mungkin tidak memberlakukan pembatasan yang membatasi pergerakan masyarakat. Namun, pejabat kesehatan mengatakan jarak aman sosial diperlukan untuk menghentikan penyebaran virus corona.

 wabah COVID-19

Lalu apakah bermain tenis aman? Bagaimana dengan aktivitas di taman atau rumah teman?

Profesor Ilmu Epidemologi di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health in Baltimore, Amerika Serikat, Keri Althoff mengatakan, social distancing antar manusia wajib dilakukan semua orang, termasuk anak-anak.

Setiap orang disarankan selalu berjarak setidaknya dua meter dari orang lain. Artinya, tidak ada peluang untuk bermain basket atau sepakbola.

Walau mungkin ada permainan dengan tingkat kontak rendah yang memungkinkan anak-anak berkegiatan bersama, seperti tenis atau petak umpet, namun meminta anak untuk menjaga diri selama jam bermain tenis itu tidak masuk akal.

"Tidak ada orang yang menjaga jarak satu sama lain di taman bermain. Prinsip itu tidak dikenal di tempat seperti itu," kata Althoff.

Seperti dilansir BBC, Senin (23/3/2020), ada juga bukti bahwa virus corona bisa bertahan di permukaan selama beberapa waktu.

Jadi, menurut Althoff, lebih baik menghindari menyentuh permukaan apapun, baik lapangan maupun alat olahraga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement