Dia mengajukan pertanyaan sederhana kepada para penguasa dunia maya tersebut. ‘Apakah kalian akan terus menargetkan organisasi kesehatan dan medis selama pandemic COVID-19?’.
Pertanyaan tersebut rupanya langsung direspons oleh dua kelompok hackers ternama yang sering menyerang pemerintah dan perusahaan-perusahaan besar melalui teknik ransomware.

Kelompok pertama yang membalas pertanyaan Abrams adalah DoppelPaymer. Kelompok ini diketahui pernah menyerang perusahaan-perusahaan ternama seperti SpaceX hingga Tesla.
Mereka mengatakan kepada Abrams akan berhenti menyerang rumah sakit, panti jompo, hingga nomor-nomor darurat seperti 911. Mereka juga siap membantu rumah sakit dan pusat layanan kesehatan lainnya bila mendapati masalah pada sistem komputer dan teknologi mereka.