Banyak warga yang panik dan berbondong-bondong memborong persediaan tisu toilet di berbagai supermarket. Fenomena panic buying itu dikabarkan juga melanda Amerika Serikat.
"Aku merasa lega, teman-teman dan keluargaku tidak perlu khawatir lagi memikirkan stok tisu toilet merek," ujar Janetzkis kepada Reuters.
Menurut laporan Reuters, Janetzkis berencana menjual sisa stok tisu toilet bagi mereka yang membutuhkan dengan harga yang sama. Uang yang terkempul rencananya akan disumbangkan ke sekolah putrinya. Demikian dilansir Okezone dari USAToday, Selasa (17/3/2020).
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.