Pasalnya, bila radang mencapai paru, maka tubuh akan kekurangan oksigen. Akibatnya, tubuh bernapas dengan lebih cepat dan akan meningkatkan kedalaman napas untuk bisa menghirup oksigen.
Menurut data yang diperoleh pada 2015, sebanyak 5,9 juta balita meninggal dan 15% (935.000), di antaranya karena pneumonia. Sebanyak 99% kematian pneumonia pada anak terjadi di negara berkembang.
Pneumonia di negara maju disebabkan oleh virus, sementara di negara berkembang disebabkan oleh bakteri. Menurut penelitian, pembunuh balita nomor satu di dunia adalah pneumonia, disusul dengan diare.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.