Penderita gagal ginjal di usia produktif
Mayoritas masyarakat Indonesia mengalami gagal ginjal dan arus melakukan hemodialisa (cuci darah), pada rentang usia 45-64 tahun. Ini adalah tanda bahwa masyarakat yang mengalami gagal ginjal berada di usia produktif.
“Masa produktif seseorang rentan mengalami gagal ginjal karena 36 persen disebabkan oleh hipertensi dan 28 persen disebabkan oleh diabetes," ujar Dokter Aida.
Gagal ginjal, terang Dokter Aida, disebabkan karena radang ginjal, batu ginjal dan lainnya. "Tapi yang paling sering adalah dua faktor tersebut,” lanjutnya.
Banyak habiskan biaya BPJS Kesehatan
Dari sektor pembiayaan, penderita gagal ginjal juga menghabiskan biaya yang cukup banyak. Meski beban pemerintah dalam menanggulangi penyakit katastropik masih dipegang oleh jantung, tapi gagal ginjal masuk dalam urutan empat besar setelah kanker dan stroke.
“12 persen dana dari BPJS yakni hampir Rp2,4 triliun habis untuk mendanai gagal ginjal menurut data pada 2018. Padahal penyakit ini bisa dicegah, meskipun angka kematiannya tinggi,” sambungnya.