KEMENTERIAN Kesehatan memastikan bahwa pemeriksaan spesimen pasien dugaan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), hasilnya negatif. Hasil tes menunjukkan penyakitnya adalah flu babi.
Namun, banyak yang mengira ketika seseorang tubuhnya terinfeksi COVID-19, maka sistem imunitas seseorang akan rusak. Akibatnya, membuat penyakit lain lebih mudah masuk. Jadi, bisa dikatakan COVID-19 'tersembunyi' di balik flu babi yang dideritanya.

Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menegaskan bahwa persepsi itu sangat keliru. Sebab, kedua jenis penyakit ini berbeda, lalu setiap virus punya reseptornya masing-masing.
"Virus akan spesifik dengan reseptornya. Nah, antara virus satu dengan virus lain reseptornya berbeda, enggak mungkin satu virus menempati satu reseptor yang lainnya," ungkap Yuri pada Okezone melalui sambungan telepon, Minggu (1/3/2020).