Lebih lanjut dijelaskan, takaran kuantitas pemakaian obat pada pasien hipertensi yang selalu dimulai dengan dua jenis obat sekaligus ini sudah berdasarkan penelitian. Dr. Erwinanto, SpJP(K) mengungkapkan, dari hasil penelitian pemakaian hanya satu jenis obat pada pasien hipertensi tidak efektif, sehingga tak bisa mencapai target tekanan darah.
Target BP (blood pressure atau tekanan darah) yang harus dicapai oleh penderita hipertensi ini dibedakan dari segi usia. Jika pasien usianya sudah di atas 65 tahun, maka target tekanan darahnya ada di titik 130-139/80. Berbeda dengan pasien hipertensi berusia di bawah 65 tahun, targetnya 120-129/80.
“Karena satu obat, dari penelitian yang ada menunjukkan itu tidak efektif enggak mencapai target. Satu obat saja enggak bisa mencapai ini. Tiga obat dipakai saat dua obat ternyata enggak efektif, makanya naik jadi tiga dan seterusnya. Selalu dimulai dari dua obat, dilihat enggak efektif baru ditambah,” tutup Dr. Erwinanto, SpJP(K).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.