Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Tips Sehat dan Aman saat Menikmati Hidangan Hotpot

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 21 Februari 2020 |07:06 WIB
7 Tips Sehat dan Aman saat Menikmati Hidangan Hotpot
Lezatnya hotpot (Foto: Tripadvisor)
A
A
A

Menikmati hidangan hotpot bersama orang terdekat tentu sangat menyenangkan. Namun kadangkala seseorang sering khilaf dengan mencampurkan beberapa bahan makanan yang membuat hidangan Anda menjadi tidak sehat.

Salah satu Ahli Diet Klinis dari Aptima Nutrition & Sport Consultans, Jaclyn Reutens pun membagikan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga hidangan hotpot Anda tetap sehat. Merangkum dari Asia One, Kamis (30/2/2020), berikut ulasannya.

hotpot

1. Jangan masukkan terlalu banyak soya atau saus cabai

Walaupun hanya satu sendok makan, bahan makanan ini dapat meningkatkan asupan natrium sekira 1.000 mg dan 500 mg. Sebagian besar makanan sudah asin secara alami, jika daging rasanya hambar bisa saja disebabkan karena terlalu panas.

2. Hindari penggunaan bakso pada hotpot

Sebaiknya carilah daging segar untuk isian hotpot Anda karena mengandung sedikit lemak dan natrium. Menurut Jaclyn, daging terbaik adalah daging tanpa lemak yang diiris tipis seperti striploin, dada ayam tanpa kulit, dan fillet ikan. Selain menawarkan sedikit nutrisi, makanan olahan juga kaya akan nitrit.

 

3. Jangan tambahkan kepala udang ke dalam hotpot

Kepala udang bisa menambah tingkat kolesterol dalam hotpot Anda. Jaclyn menyarankan untuk hanya mengkonsumsi tubuh dan ekor udang, karena bagian-bagian ini mengandung protein dan zat besi.

4. Hindari menyeruput hotpot dalam keadaan sangat panas

Selain bisa membuat lidah Anda melepuh, hal ini juga bisa membuat rasa makanan menjadi tidak karuan. Studi 2010 yang diterbitkan dalam International Journal of Cancer menunjukkan bahwa ada peningkatan risiko kanker esofagus terkait dengan konsumsi minuman bersuhu lebih tinggi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement