Tetapi juga sifatnya hanya dibuang percuma pada akhirnya, atau dengan kata lain yang dikonsumsi tidak terserap dan tidak menimbulkan manfaat untuk kesehatan tubuh.
“Terbuang lagi, tubuh butuhnya hanya sekian, dikasih 1000 gram, tetap kebuang percuma. Kecuali pada saat sakit, ya butuh tinggi anti-oksidannya, itu baru kita bisa dua-tiga hari sampai seminggu, kita butuh. Setelah itu biasa saja, jadi jangan dibiasakan. Kalau jadi kebiasaan, daya tahannya nggak ngaruh, padahal sebenarnya sistem imun bekerja terus,” tutup Profesor Iris.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.