Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vaksin Influenza Bisa Cegah Virus Korona, Ini Kata Kemenkes

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 07 Februari 2020 |13:15 WIB
Vaksin Influenza Bisa Cegah Virus Korona, Ini Kata Kemenkes
Ilustrasi. (Foto: Panoramahispanonews)
A
A
A

KARENA wabah virus korona semakin mengkhawatirkan, beberapa ahli menyarankan agar orang dewasa melakukan vaksinasi influenza. Lalu, apa tanggapan Kementerian Kesehatan?

Salah satu yang mengeluarkan pernyataan adalah Komite Penasihat Praktik Imunisasi atau The Advisory Commitee of Immunization Practices (ACIP). Untuk mencegah virus korona, secara detil ACIP menyarankan agar orang dewasa mendapatkan vaksin berikut:

1. Flu, satu dosis setiap tahunnya.

2. Tetanus, difteri, pertusis (Tdap), satu dosis sebagai orang dewasa dan diulang tiap 10 tahun.

3. Varicella (cacar air), dua dosis jika lahir pada 1980 atau lebih.

4. Campak, gondok, dan rubella (MMR), satu atau dua dosis jika lahir pada 1957 atau lebih.

5. Herpes Zoster, dua dosis untuk orang dewasa 50 tahun ke atas atau satu dosis untuk orang dewasa 60 tahun atau lebih.

6. HPV, dua atau tiga dosis tergantung pada usia Anda ketika menerima suntikan pertama.

ilustrasi

Dalam pernyataannya, ACIP juga menjelaskan bahwa flu merupakan penyakit serius. Karena itu CDC pun menyarankan agar setiap orang yang berusia 6 bulan ke atas mendapat vaksin influenza.

Seperti apa tanggapan Kementerian Kesehatan terkait saran yang diberikan ACIP tersebut? Perlukah seseorang mendapatkan vaksin influenza dibutuhkan untuk mencegah virus korona ya?

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung dr Wiendra Waworuntu menjelaskan, kabar itu sudah diketahui oleh Kemenkes RI, namun ternyata diragukan. Sebab, kondisi lingkungan Indonesia dengan Amerika berbeda.

"Saran ini mungkin akan bermanfaat bagi negara Eropa atau Amerika Serikat yang memiliki musim dingin. Tapi, kalau di Indonesia, apa perlu?," ungkap Wiendra saat ditanya Okezone dalam temu media di Kantor Kemenkes, Jakarta.

Meski begitu, Wiendra tidak serta merta menolak saran tersebut. Ia menerangkan, siapa saja yang memang ingin melakukan vaksin influenza, ya, tidak masalah. Terlebih untuk upaya pencegahan.

"Tapi ingat, kalau memang mau melakukannya demi upaya pencegahan, tapi enggak bermanfaat, kan sayang," sambungnya.

Wiendra menekankan, Kemenkes RI tidak menolak saran tersebut. Semua dikembalikan ke masing-masing orang.

"Kalau mereka (Red-masyarakat Indonesia) menganggap itu bermanfaat, ya, enggak apa-apa. Itu kan untuk dirinya pribadi," pungkas Wiendra.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement