Namun di sisi lain, Prof Soehartati menilai bahwa pemerintah juga harus segera mendirikan pelayanan kanker terpadu demi menanggulangi isu kesehatan ini.
"Setiap daerah harus punya pelayanan kanker terpadu yang salah satu kegiatannya adalah pelayanan multi disiplin. Karena itu kan bukan penyakit yang bisa diselesaikan oleh satu dokter," ungkapnya.
Dia kemudian memberikan contoh paling sederhana tentang penanganan pada pasien kanker payudara. Pengobatan kanker ini sejatinya membutuhkan treatment yang cukup panjang.
Bahkan, bila pasien telah dinyatakan sembuh, mereka masih harus melakukan pengecekan secara rutin, seumur hidupnya. Oleh karena itu, dibutuhkan fasilitas dan tenaga ahli yang mumpuni, termasuk pusat pelayanan kanker terpadu sebagai salah satu informasi bagi masyarakat awam.
(Dyah Ratna Meta Novia)