Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh Masyarakat Minta Vaksin Pneumonia, Ini Tanggapan Perhimpunan Dokter Paru

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 17 Januari 2020 |14:33 WIB
Heboh Masyarakat Minta Vaksin Pneumonia, Ini Tanggapan Perhimpunan Dokter Paru
Ilustrasi (Foto : Dailyiowan)
A
A
A

Lebih lanjut dr. Agus mengatakan bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi pneumonia boleh saja dilakukan. Tapi vaksin tersebut hanya akan bekerja pada beberapa virus sesuai dengan apa yang tertera di kemasan.

“Kalau dia vaksin untuk pneumokokus ya hanya pneumokokus, dan untuk Haemophilus Influenzae type B (HIB) ya HIB saja. Vaksin pneumokokus saja tidak bisa memproteksi semua jenis pneumokokus karena tipenya pun banyak,” lanjutnya.

Dokter Agus pun mengimbau agar masyarakat jangan termakan perihal anjuran harus vaksin untuk menghindari wabah penyakit pneumonia yang sedang mewabah. Ia pun menyarankan usia ideal bagi seseorang yang ingin melakukan vaksin pneumonia.

“Pada usia berapa aja bisa, tapi dianjurkan pada usia yang rentan di atas 60 tahun. Pasalnya usia segitu imunitas tubuh akan menurun. Selain itu populasi yang memiliki Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) boleh diberi vaksin pneumokokus karena efek PPOK-nya bisa karena pneumonia,” tuntasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement