Memang, setelah dimakamkan Iky mengambil keputusan untuk melakukan otopsi pada ibunya. Hal tersebut dilakukan lantaran dia menemukan beberapa kejanggalan pada tubuh ibunya.
Meski demikian, Psikolog Meity mengatakan harus dilakukan pemeriksaan terhadap Iky secara mendalam. Dengan demikian, dapat diketahui apakah Iky melakukan hal tersebut untuk mencari kebenaran atas kematian ibunya, atau karena tidak bisa menerima kenyataan.

"Sekilas hal tersebut wajar karena dampak kehilangan buat beberapa orang bisa berbagai macam. Iky juga sudah pasti melakukan hal tersebut berdasarkan alasan yang jelas dan dengan persetujuan beberapa pihak,” tutur dia.