Setiap orangtua berhak menghukum anaknya apabila melakukan kesalahan. Namun sebagai orangtua, Anda juga sebaiknya bijaksana dalam memberikan hukuman kepada anak. Jangan sampai maksud untuk membuat anak jera justru berakhir menjadi malapetaka.
Seperti kisah seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun yang dihukum oleh orangtuanya dengan berlutut di atas lantai berisi biji soba selama sembilan jam. Alasannya sangat sepele yakni karena pulang terlambat ke rumah.
Sebagaimana diketahui biji soba sangat sakit apabila menempel pada kulit. Pasalnya bagian tepi biji soba memiliki tekstur yang agak tajam. Bisa dibayangkan bagaimana perasaan anak ini ketika harus menahan sakit dengan berlutut di atasnya selama sembilan jam lamanya.

Mengenaskannya lagi, ayah sang bocah terlihat menarik rambut anak tersebut ketika ia berlutut di atas biji soba. Sementara sang ibu juga menyebut bahwa anak tersebut sangat pantas mendapatkan hukuman tersebut.
Sebagaimana dilansir dari World of Buzz, Jumat (20/12/2019), bocah lelaki tersebut terdengar menangis karena merasa sakit ketika sang ayah tiri menendangnya. Pasangan orangtua itu bahkan akan membuat bocah tersebut kelaparan hingga empat hari lamanya sebagai hukuman lainnya.