"Dokter mengatakan semuanya baik-baik saja, Emmalyn baik-baik saja, semuanya baik-baik saja. Dia masih muda, dia sehat, dia akan baik-baik saja, hanya butuh waktu lama baginya untuk bangun," ujar Lynn menirukan ucapan dokter.
Tapi yang terjadi sebenarnya tidak demikian. Selama operasi, Emmalyn dilaporkan mengalami henti jantung. Dokter berhasil mengembalikan denyut jantungnya, namun kemudian henti jantung terulang lagi, begitu seterusnya. Selain itu, gadis tersebut juga tidak responsif secara neurologis. Meski begitu, tim dokter dan perawat tidak meminta bantuan 911 padahal kondisi tersebut sudah berlangsung selama lebih dari lima jam.
Pada akhirnya perawat Rex menelepon ambulans dan Emmalyn dibawa ke Rumah Sakit Advent Littleton. Di sana dirinya menjalani perawatan selama 22 hari. Kemudian ia dipindahkan ke rumah sakit rehabilitasi untuk pemulihan. Diketahui Emmalyn mengalami kerusakan otak sebelah kiri.

Sekarang ini Emmalyn berada dalam kondisi sadar minimal. Bisa jadi hal ini berlangsung seumur hidup. Akibat dari kondisi tersebut, dirinya tidak dapat berbicara, berjalan, makan, atau mengurus dirinya sendiri.
Melihat kondisi yang mengerikan, Lynn melayangkan gugatan terhadap tim dokter dan perawat yang mengoperasi anaknya. Gugatan berisi tuduhan kelalaian. Walau mungkin kondisi Emmalyn tidak bisa kembali seperti semula, paling tidak ada pertanggungjawaban.