Menjelang akhir tahun, banyak orang yang sudah merencanakan liburan bersama keluarga maupun teman. Beberapa mungkin ada yang memilih berlibur ke negara yang tengah mengalami musim dingin. Biasanya saat musim dingin akan turun salju dan suhu udara di bawah nol derajat. Cuaca musim dingin harus menjadi perhatian karena dapat membawa masalah kesehatan.
Cuaca musim dingin dapat berdampak pada semua bagian tubuh. Ada kondisi serius yang bisa terjadi. Apa sajakah itu? Simak ulasannya berikut ini seperti yang Okezone rangkum dari The Sun :
1. Serangan jantung
Penelitian terbaru dari Lund University di Swedia mengungkapkan orang-orang yang terpapar cuaca musim dingin lebih mungkin mengalami serangan jantung. Berdasarkan data, rata-rata serangan jantung per hari naik secara signifikan ketika cuaca dingin dibandingkan dengan cuaca hangat. Serangan jantung bisa terjadi ketika suhu rata-rata di bawah nol.
Peneliti menduga tingginya serangan jantung selama cuaca dingin dikarenakan tubuh merespons rasa dingin dengan membatasi pembuluh darah sehingga mengurangi kehangatan kulit dan meningkatkan aliran darah melalui arteri. Saat cuaca dingin, tubuh juga mungkin menggigil dan detak jantung meningkat untuk membuat tetap hangat. Hal ini dapat menambah tekanan ekstra pada jantung.

2. Gumpalan darah
Perubahan suhu yang tiba-tiba menyebabkan tekanan panas bagi tubuh. Hal ini membuat tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu konstannya. Penelitian telah menunjukkan kondisi ini bisa menyebabkan pembekuan darah yang berbahaya selama musim dingin. Infeksi saluran pernapasan yang lebih sering terjadi di musim dingin juga meningkatkan risiko terjadinya pembekuan darah. Selain itu, cuaca dingin mungkin membuat pembuluh darah menyempit sehingga bisa menyebabkan terbentuknya gumpalan darah.